Akhirnya, senangnya, sedihnya dan lain-lain aku bertemu dirimu juga hihiii
Kamu nggak berubah, cuma sedikit kurusan hmmm (pasti karena efek sakit kali yaa)
Kamu nggak berubah sedikit pun, itu yang bikin kita nggak ada jarak. Kamu masih manggil aku dengan kata "ayyy" hmm (padahal udah bukan siapa2 lagi).
Kamu masih tetep nakal hehee
Kamu semalem bikin aku ketawa mulu, sampe-sampe kamu bilang "kamu kok ketawa mulu sih?" terus aku bilang "yee emangnya nggak boleh?? weee :p "
Semalem bercerita ngalor-ngidul kemana-mana dan nggak jelas pembicarannya hahhaa
Sampai kita pada suatu titik pembicaraan ngomong serius. Dia tanya "masih sayang nggak sama aku?"
Aku cuma jawab "sekarangnya kamunya masih sayang sama aku??"
Dia bilang "sayang bangeet laah, nggak ada yang berubah sampe sekarang"
yaa aku cuma bilang "Coba sini liat matanya. Aku juga sayang kok sama kamu"
Dia bilang gini "Kamu kalo udaah punya cowo atau kamu berubah kamu harus bilang"
Aku jawab "yee belum punya cowo kali"
Dia bilang lagi dan sekarang pun masih terngiang-ngiang "yaa aku masih berharap tau"
Aku jawab "justru aku yang merasa berharap bangeet tau, tapi aku nggak tau kamuanya gimana sekrang"
Dia cuma bales "kamu merasa kayak gitu ayy??" aku cuma ngangguk dan dia lanjutkan "aku masih berharap juga kok"
So intinya, kenapa coba nggak dilanjutin ?? siapa yang oneng?? yaaa kamulaah Yud hohohoo
Selanjutnya kita ketawa-ketawa lagi, ngomong nggak jelas lagi hmm terus aku nanya serius lagi ke dia.
"Kalo ada cewe yang nangis didepan kamu karena kamu, kamu bakal gimana?"
Dia jawab "yaa karena apa dulu?"
Aku cuma jawab "yaa karena kamu, karena apa ajaah !!"
Dia jawab "aku paling nggak bisa liat wanita nangis di depan aku, emangnya kamu mau nangis apa??"
Aku nggak jawab. Terus aku tanya lagi "seberapa besar sekarang rasa cintamu ke aku??" Nah pas gw ngomong ini, mata gw udaah mulai berkaca-kaca dan nggakmau liat dia.
Dia bilang "masih sama seperti kayak dulu"
Dan nggak tau kenapa, air mataku keluar begitu dengan tiba-tiba. aku hanya bersandar didadanya dan tiba-tiba aku nangis.
"Kamu kenapa nangis??" begitu tanyanya. "hmm gimana yaa, ahhh susah bangeet ngejelasinnya" Aku hanya bisa jawab sekenanya. Aku semakin membenamkan muka ku ke dadanya, sumpah nggak tau kenapa aku bisa nangis gini hmm
Dia cuma bilang "kenapa sih?? ceritain kenapa sih. Mumpung sekarang ada akunya. Kamu bilang apa yang mau kamu omongin ke aku. Katanya kamu mau bilang ke aku kalo kita udah ketemu" begitu lah kata2nya yang aku ingat semalem.
aku cuma bisa jawab "ahh sekarang kita udaah beda!"
"Beda apaa?? status maksud kamu??" Dia bales begitu dan aku hanya mengiyakan.
"yaa kita tuh sebenrnya nggak ada yang berubah ayy, cuma beda status ajaah. kita masih berhubungan, kita masih ketemu, perasaan masih sama."
Aku langsung bilang "yaaa tapi kan beda memiliki sama tidak memiliki hmmm"
Dan saat itu aku masih nangis. Dia bilang gini "kamu nggak liat nih muka aku sekarang?? aku bingung liat kamu nangis. Karena baru kali ini kamu nangis di depan aku."
Aku jawab "iyaa iyaa aku nggak nangis lagi. Udaah berenti nangisnya. Padahal aku udaah janji nggak bileh nangis lagi."
Dia bilang "kalo udaah begini mah, suasannya udaah beda ayy"
Aku nyesel kan nangis di depan dia, sumpaah nggak bangeet deeh. Nah ini nih yang aku takutin kalo nanti aku tiba-tiba nangis di depan dia, dan ternyata bener kejadian huhuuu
Aku cuma bilang "Yaudaah lupain ajaah aku nangis di depan kamu yaa, maaf yaa. Jangan badmood yaaa" Aku langsung tersenyum sambil mengusap air mata.
Dia bilang "kamu tersenyum, tapi hati kamu nagis kan?" bener bangeet itu.
Dan aku udaah nggak nangis lagi.
Pokoknya setiap membahas yang kemarin-kemarin, aku langsung skip takut nanti air mata ngucur lagi.
Dan kulihat dari raut wajahnya, mukanya ngerasa bingung bangeet dan merasa bersalah. Maaf yaa jeyekkkk, bukan maksud hatiku begitu ^^
Yudaah kita ketawa-ketawa lagi deeh, nggak mau ngebahas itu. Dia cerita ke aku katanya dia sering ceritain aku ke nyokapnya atau ke adiknya hmm (jadi malu huhuuu)
Yaah aku tertawa, senang, sedih dan bahagia karenanya.
Dia pun juga nggak ngebahas itu lagi kan.
Udaah malem, terus pulang deeh kita.
Pas itu dia cuma bilang "udaah kamu fokus ajaah ke pelajaran dulu, jangan terlalu dipikirin"
Dan aku terimakasih bangeet dia ngasih motivasi ke aku.
Pas udaah nyampe rumah, dia cuma bilang "jangan nangis-nangis lagi yaa"
Dalam hati aku jawab "Yaaa, itu pasti"
Thank you for tonight Me Love You :*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar