Sabtu, 31 Maret 2012

UAS Done !!!

sebenrnya UAS udah selesai dari kemarin, ehh tapi saya baru sempet ngeblognya sekarang hehee

hurrraaayyyyyyy !!!!!!!!
UAS DONEEE !!!!!!!!!
senang dong UAS sudah selesai semuanya, tinggal nunggu Ujian Negara ajaah deeeh hihihi
Terimakasih buat semuanya yang sudah mendoakan dan mensupport saya selama saya melaksanakan UAS.
terimakasih buat orangtuas, adik-kakak, yudhi dan teman2 yang sudah mendoakan saya..
Dan yang paling penting adalah terimakasih atas berkat dan rahmad dari Tuhan Yesus Kristus yang telas menemani saya selama saya UAS.
senang ini sudah berakhor dan tinggal menapaki rintangan yang terakhir lagi untuk menuntaskan belajarku sebagai siswa :))
yeeeee teriakkan pisanggggg :) #yeayyyyy

Sabtu, 17 Maret 2012

Happy UAS !!

hadeeeh minggu kemarin dan minggu ini saya sedang sibuk2nya UAS loh pemirsa hihihii
maklum laah calon siswa yang sebentar lagi akan tamat sekolahnya hahahay
belajar belajar belajar belajar belajar cihuyyy
sebenernya rada bosan juga sih buat belajar, secara gitu yaah 10 hari ulangannya cuyyy
gimana nggak penat duluan tuh hikkss
tapi demi mendapat hitam diatas putih untuk masa depan saya, saya niat belajar #YEAYYYY cemunguuuddhh
doakan yaa !!!!
Nah hari senin udah Ujian Nasional pula !!
Tapi aku yakin bisa kok :))) 0:)
Jesus Always Bless me . . . . .
cemuunguuddhhhh #yeayyyyy

Jumat, 09 Maret 2012

TRailblazer Like “Pisang”

“sampai jumpa kawanku, semoga kita selalu menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Pagi yang cerah, langit yang biru, awan  putih susu yang melekat menutupi matahari seolah memberi pertanda fajar telah dimulai. Tetes embun yang membasahi dedaunan dan iler2 yang membasahi kasur adalah alarm pagi bagi kami. Yaa, kami adalah siswa-siswi yang sudah tidak lagi memakai seragam putih biru melainkan putih abu-abu di sebuah sekolah ternama SMK Grafika Desa Putera. Pagi-pagi benar ketika matahari masih enggan untuk menyembulkan cahayanya dari ufuk barat, kami sudah berangkat dari berbagai penjuru kota, mulai dari Depok sampai ke Bekasi berangkat ke sekolah untuk memulai tahun pelajaran baru, tingkatan sekolah yang baru, sekolah baru, teman baru, dan guru baru.
Namun untuk mencapai semua yang baru itu tidak lah semudah menjilat telinga sendiri. Kami harus melewati berbagai tahapan selama seminggu yang dinamakan MOPDB (Masa Orientasi Peserta Didik Baru). Disaat ini lah semua kemurnian dan kepolosan kami tampak. Terbukti dari penampilan laki-laki yang berpotongan botak, seolah-olah mereka adalah bayi yang baru keluar dari rahim ibu dan masih unyu-unyu. Dan penampilan perempuannya yang dikuncir dua bak anak kecil yang masih meneguk ASI dari ibunya. Betapa tak berdosanya kami seminggu itu. (padahal mah udah banyak dosa hahaa)
Seminggu sudah kami menjalani masa MOPDB. Terenggutlah sudah semua kepolosan dan kemurnian kami akibat kejahilan dan ketegasan kakak kelas kami.  Kemudian atas pimpinan dan keputusan dari Drs. Sumadiyono, terbentuklah kelas X TR yang berjumlah 36 siswa-siswi yang terdiri dari 29 perempuan dan 7 laki-laki. Kurang lebih selama tiga tahun kami akan menjalani 3 tingkatan ujian bersama-sama. (“yaah bosan” itulah jeritan hati kami pada saat itu hehee)

Tahun Pertama
            Tahun ini bisa dibilang adalah tahun penentuan. Siapa yang gagal ditahun ini, akan berpisah selama-selamanya dengan yang masih bertahan. Dan siapa yang masih bertahan, harus melanjutkan perjuangannya ditahun berikutnya. Hingga akhirnya suatu kata yang selalu menghantui kami siswa-siswi tinggkatan pertama adalah DO “Drop Out”.
Tapi itu semua mampu kami hadang bersama-sama berkat bantuan dan asuhan dari bapak kami yaitu Bapak Mateus Nalih. Selidik demi selidik, Bapak yang satu ini mungkin dulunya seorang abang Jakarta didunia mimpinya (upss :p), bagaimana tidak?? Melihat gaya bicara, penampilan, bahasa tubuh dan kumisnya yang seperti bulan sabit saja, sudah terlihat benar bagaimana ciri khas beliau.
Tahun ini adalah tahun pemecahan rekor bagi kelas ini. Yaa, kami menjuarai lomba yel-yel di hari Kemerdekaan. Kemenangan ini adalah yang pertama untuk anak TR yang notabene adalah kelas yang mayoritas digawangi oleh kaum hawa. Dan di tahun pertama pula hohoho *membusungkan dada dan sombong :p*.
Di tahun ini, ketua kelas perdana kami adalah Nico. Seorang laki-laki berparas cantik (loh???) dan bermata tidak sipit alias belo. Entah kenapa akhir-akhir ini dia sering sekali berpetualang di danau Setu. Entah menjadi penjaga bebek-bebekan atau yang malah naik bebekan #abaikan :p. Dan sekretarisnya yang cantik bernama Seha. Pada awal masuk sekolah, para guru sering salah menyebut namanya menjadi Secha, Sehat, Secha, Sehat, dan terus begitu hihiii. Hingga akhirnya kami menyebut dia Teteh Seha. Serta Bendahara seumur hidup adalah Ade. Kalo kalian bisa membaca apa yang tertera di surga jidatnya, ada kutipan berbunyi “saya adalah bendahara seumur hidup dari lahir” hahaa #apes. Dan rambutnya itu adalah salah satu keajaiban kelas yang patut kita vote hihihi. Air sudekat nak !!! :p
Kemudian dibarisan depan ada seorang gadis putih berhidung pesek dan berbadan bohay (bawahnya doang yaa kakak ;p) bernama Izqy. Kegiatan dia akhir-akhir ini yang masih tercatat tak lain dan tak ada kerjaan adalah menggombal. Dari teman hingga guru, tak kalap terkena rayuan gombal gembel yang keluar dari bibirnya itu. Sehingga dijuluki “Ratu Gembel”. Lalu beralih lagi ke tempat lain, ada neng Anis/Nca. Nona yang satu ini kalo lagi pelajaran memang pendiam, tapi kalo udah sama kelompok A ketauan deeh aslinya. Hmm stock pria cadangannya banyak euyyyy hohoho #abaikan. Berlanjut ke tetangga meja sebelah ada Ayu/Yunan, wanita asli berdarah betawi ini punya rumah paling jauh –padahal mah rumahnya dibelakang setu-  diantara kami. Nggak heran kalo dia selalu datang pas-pasan seiring berbunyinya bel sekolah. Karena dia harus melewati danau menggunakan getek dan waspada kalau kalau ada buaya putih yang menerkam. Tapi doa kami semoga dia selalu ‘selamat’ sampai sekolah.
Mari kita beralih ke keluarga Dwi. Anak keluarga dwi yang pertama adalah Novi, gadis bertubuh mungil dan berparas cantik lekat di dirinya -kata orang-orang begitu- dan kalo ngelawak suka jadi jayus karena kelamaan mikir hohoho *peace kakak*. Tapi siapa disangka dia terpilih untuk mengikuti Olimpiade Matematika. Keluarga dwi yang kedua yaitu Dwi Nur/Mpok. Hmmm anak yang satu ini kayaknya punya kepribadian ganda deeh *hahaha*, yaa gimana nggak?? Kadang bisa jadi heboh sendiri dan kemarin-kemarin nangis mulu secara tiba-tiba. Ehhh tapi, dia berbakat dalam hal memasak loh #cihuyyy –calon istri yang baik yaah :DD-. Berlanjut ke anak ketiga dari keluarga dwi yaitu Pujie. Kelahiran kota Solo, jauh-jauh dari Solo menimba ilmu sampai ke Jakarta. Awal masuk sekolah tadinya polos, ehh tapi makin kesini akibat dari pergaulan kota Jakarte dan teman-teman sekelas ehh malah jadi plus plus gini rrwwwrrrrr hihihii. Dan keluarga Dwi yang terakhir adalah Abeth, perempuan bertubuh semok dan berkulit putih. Sepertinya saat ini dia sedang dimabuk cinta oleh seorang siswa yang alim dan pintar hihihi. Si Abeth ini rajin ke Gereja loh teman-teman –patut dicontoh yaa :D-.
Yang suka telat datang ke sekolah, yang berpenampilan paling jember, rambut tidak pernah disisir, yang betisnya kayak tales bogor. Yap, semuanya itu tertuduh ke saudari Ester alias Ayam alias jember *ampun yaa kakak hoho*. Eittss tapi jangan salah, walaupun tingginya dibawah rata2, ternyata dia jago bermain bola basket loh. Kemudian temannya yang bernama Fachrina/Ain ngefans berat dengan Miley Cyrus. Hampir semua tentangnya diikuti. Dan ternyata dia punya bakat terpendam yaitu dancing !!! *like it*
Yaaa, tahun pertama akan segera usai. Ujian kenaikan kelas pun harus kami tempuh. Kami belajar dengan giat hingga akhirnya kami semua naik kelas dan tetap dengan angka 36 –jumlah murid kelas kami-. Senangnya bisa naik kelas semua :)

Tahun Kedua
            Perjuangan kami tak berhenti sampai disini. Kami harus melewati tahun kedua yang penuh godaan ini. Di tahun kedua kami diasuh oleh Ibu yang mempunyai suara lembut namun terkadang suka nyelekit dia lah Ibu Vero Hutabarat. Di tangan ibu ini lah, denah tempat duduk kami semua dirubah dan menggalakkan  sistem uang kas serta uang tabungan.  Ketua kelas di tahun kedua ini adalah Oliv+erOliver, laki-laki kelahiran Jakarta yang beranggapan bahwa dirinya adalah True Blue –nama fansnya Chelsea FC- dan tak pernah ketinggalan dalam mengupdate berita terbaru dari klub kesayangannya itu. Dia tergolong laki-laki cantik dengan bulu matanya yang lentik seperti burung gelatik.  
Diawal masuk tahun kedua, kami semua mengikuti pameran di JCC. Hal yang tentunya masih teringat jelas adalah pada saat makan siang. Berhubung pada saat makan siang buahnya pisang, kami jadikan bahan banyolan. Hingga akhirnya pisang ini lah yang menjadi maskot kelas kami. Dan disetiap foto kelas sejak saat itu, kami meneriakan kata pisang, hingga tampaklah kecerian kami di selembar kertas foto itu :")
Berlanjut lagi ke yang lainnya, ada Feby perempuan peranakan sunda-lampung bertubuh atletis dan berkulit putih. Terkenal dengan panggilan samarannya yaitu boss. Hati-hati  kalo lu pade usik dia, lu bakal dibantai abis boss *horror* hohoho.  Selanjutnya ada Fia/Pow2, perempuan bertubuh mungil dan berhidup mancung kedalem alias pesek :p. Dia adalah atlet kebanggan bulutangkis kelas kami. Kalo kalian buka isi tas sekolahnya, pasti ada barang berbau sapi karena dia memang pecinta sapi.
            Berkulit hitam, berambut keriting, mahir berbahasa Inggris –menang lomba pidato B.Ingg di tingkat Nasional- , berkacamata dan bersaudaraan dengan yang sekarang sudah tidak kekurangan air. Dia adalah Selvi. Entah kenapa anak-anak sekarang lebih sering memanggilnya mama. Kemudian teman sepermainnya adalah Gerard/Gege, dia mahir mengambar dan untuk setiap desain kelas selalu terlahir dari karyanya. Sumpah, dia ini rajin banget ke Gereja loh (entah mau ngapain disana). Tapi sayang giginya sekarang dipagerin. Tambah nggak bisa mingkem deh tuh mas hahaa.
            Dan disinilah awal mula tulisan trailblaizer terbentuk. Ketika Bu Vero mengadakan kompetisi untuk mendesain baju kelas, maka salah satu teman kami yaitu Gerard menuliskan kata TRailblazer yang berarti Pelopor di baju kami. Alhasil kami menyukainya dan resmi nama ini kita gunakan sebagai nama angkatan kita. :)
Berlanjut lagi ke saudari Irna, gadis yang termasuk pendiam di kelas dan terkadang dia suka manja. Tetapi dengan kemampuan menghapal rumus, terpilih lah dia menjadi salah satu perwakilan sekolah untuk mengikuti olimpiade Fisika dan lolos hingga tahap kotamadya #welldone. Beralih ke dunia lain, ada Jona/Bang Jo si lay dari Sumatera Utara. Sekarang ini dia sedang tobat dan giat-giatnya belajar demi masuk ke Institut Teknologi yang ada di Bandung. Tapi tetep dong, kerjaan dia sehari-hari dirumah adalah menyusui adik dan mencuci baju. Belajar dan membantu orangtua jadi seimbang. Dan lagi-lagi  pada saat HUT BM, kelas kami yang menjuarai yel-yel. Sungguh berita yang menggembirakan dan membangggakan karena kami masih bisa mempertahankan juara. Inilah yang dinamakan kelas “Pelopor”.
Ditengah-tengah perjalanan tahun kedua kami, kami mendapat perintah dari sekolah untuk mengikuti study tour ke daerah Cikarang, Yogya dan sekitarnya. Dengan memakai baju warna kuning –sesuai dengan warna pisang- dan bertuliskan TRaillblazer, semakin tampak lah bahwa kelas kami yang paling berlebihan dan heboh hihihii. Namun pada suatu malam di Yogya, terjadi insiden yang cukup serius dan teman sekelas kami Sandy terlibat di dalamnya. Hingga akhirnya, dia harus tereliminasi dari perjuangan ini sepulang dari Jogja. Sandy adalah laki-laki bertubuh mungil yang mudah cepat terpengaruh, namun sebenarnya dia itu baik. Hmm sayang sekali kamu tak lagi disini, disaat kita akan melepas jaket almamater. Dirimu akan selalu kami ingat kawan. :")
Kepergian teman kami yang mengharu biru, tak membuat kami jadi patah semangat. Justru itu adalah penguat bagi kami. Contohnya saja Helmi, dia termasuk murid yang pandai dan agak pendiam di kelas. Namun disaat-saat tertentu, perkataan spontan yang keluar dari mulutnya mampu membuat seisi kelas tertawa terbahak-bahak hingga kami lemas untuk tertawa. Dan teman seperjalanannya adalah Chrispy, perempuan yang menurut siswa laki-laki di kelas ini mempunyai cantik yang alami. Berambut pirang panjang sepunggung dan berkulit putih. Dia adalah murid pertama di kelas ini yang sudah terdaftar menjadi mahasiswa di salah satu Universitas di Serpong *selamat yaa* dan salah satu pengikut K-Pop.
Tahun kedua pun akan segera usai, seperti biasa kami juga harus melewati Ujian kenaikan kelas. Dan tak usah ditebak lagi, panitia remednya masih sama seperti sebelum-sebelumnya hehee. Akhirnya kami semua pun naik ke kelas tiga dengan angka 35. Sedih rasanya di tahun berikutnya tertinggal satu orang dan berkurang satu nama.

Tahun Ketiga
Di tahun ketiga, tidak mengenal kata libur. Setelah pembagian raport kenaikan kelas, kami dikirim ke berbagai perusahaan untuk melakukan Prakerin (Praktek Kerja Industri) kurang lebih selama 3 bulan. Selain untuk penilaian juga untuk persyaratan kelulusan kami. Semuanya berpencar dan tersebar di kota-kota besar di kota Metropolitan dan Solo. 2 orang bersinggah di kota Bekasi. 14 orang –banyak seERTE- yang mengadu nasib di Bendungan Hilir. 1 orang ditempatkan di Pulogadung. 1 kawan lagi di Bogor. 3 orang diusung ke daerah Ciracas Jakarta Timur.  5 orang di daerah Slipi Jakarta Barat. 2 orang lagi di kota perantauan Depok dan sisa 4 orang lainnya didepart ke Solo Jawa Tengah.
Tiga bulan berlalu, akhirnya kami pun kembali ke sekolah dan berstatus seperti semula menjadi murid. Di tahun ketiga ini kami dikendalikan oleh Pak Danar, seorang guru bahasa Inggris dimana listening adalah suatu keharusan dan tidak listening adalah suatu yang never.  Pernah kami dihukum hampir sekelas karena tidak membawa buku PM dan yang membawa hanya 6 orang. Kemudian Mr. Danar mengarahkan speaker ke kami yang dihukum berdiri didepan kelas. Menggelikan sekaligus menyebalkan hoho. Ditahun ketiga ini, ketua kelas pun jatuh ke tangan seorang perempuan yaitu Tyas, gadis yang ngomong apa adanya -frontal-, cuek, cool, angkuh dan suka tidur di kelas. Hobinya adalah menyanyi. Ide-ide kreatifnya lah yang membawa Trailblazer selalu menjuarai yel-yel.
Selanjutnya kita beralih ke mayat hidup yang lain dan tak bukan adalah Lucy/Cece. Gadis kelahiran Sibolga peranakan Batak-Cina ini mempunyai kulit yang putih pucat dan tinggi rata2. Pernah karena kegalauannya, dia pun harus mengikuti remedial Mat. Mungkin Lucy lelah dengan pria yang dewasa, hingga akhirnya dia menambatkan hatinya ke pria yang lebih muda dari dirinya *longlast yaa*. Kemudian kita bahas Acil/Dian, dia termasuk ke dalam geng pritil dan sekaligus menjadi ketua geng pritil. Tapi awas kalo beraninya main acak-acakan rambut yaa, cewe yang satu ini nggak akan tinggal diam kalo rambutnya diacak-acak. Di sudut pojok kelas ada ling-ling, perempuan berparas Indo ini selalu berniat untuk diet, dia adalah fans berat RAN. Sering merasa rambutnya tipis dan nggak tau kenapa rambutnya nggak tumbuh lagi katanya –itu namanya rambut jagung neng ;p-.
Bermata sipit bertubuh kutilang dara dan sekarang udah nggak galau lagi. Siapa lagi kalo bukan Putri/Utie. Terkadang kalo sedang tertawa, matanya suka menyipit dan seperti orang merem hhaha. Tapi catatan-catatan bukunya termasuk yang rapi diantara kami loh. Siapa yang mau belajar biologi?? Belajar saja dengan pakar kita yang satu ini yaitu Irfan. Dari cara rambutnya yang seperti boyband semakin menunjukan bahwa dirinya guy -persatuan orang main belakang-. Dia adalah fans berat Lady Gaga dan mengaku dirinya sebagai Little Monster. Lalu siapa yang mau belajar jayus?? Tapi sebaiknya jangan belajar dari Revans yaa hihihi. Sering sekali banyolan dari dirinya nggak lucu, garing, dan kering hahaha. Diawal tahun pertama tingginya dibawah rata2 tinggi pria yang sebaya dengannya, namun memasuki tahun ketiga tingginya sudah lumayan lah –sedikit- . Hati-hati dengannya, karena dia habis patah hati dan mungkin akan berbalik menjadi penyuka sesama jenis hoho.
Ada lagi anggota geng pritil yaitu Kyka, memang karena tubuhnya yang kecil dan tinggi dibawah rata2 hehe. Satu hal yang selalu melekat di dirinya yaitu, setiap aktivitas yang dia lakukan selalu diawali dengan teriak dan diakhirinya pun dengan teriak pula. Dia baik kepada siapa saja. Selanjutnya ada Nita, dulu rambutnya keriting tetapi kemudian berubah penampilan menjadi nita yang berambut lurus. Katanya dia suka ngemil bunga mawar layaknya suzanna *serem*. Kemudian ada Pia/Piwpiw, wanita boros yang suka berburu kuliner dan berburu sandang. Diam-diam dia adalah orang yang menghanyutkan. Tetapi dia termasuk siswi yang pandai di kelas loh. J
Kalau tadi ada geng pritil, di kelas kami terdapat pula geng galah yang berisikan orang-orang tinggi dimana salah satu penganutnya adalah saudari Sri. Kepintarannya dalam berhitung sudah tak diragukan lagi, semua rumus habis sudah dilalap menjadi lalapannya. Kemudian ada Stepy/Tepoy, makhluk yang satu ini suka heboh sendiri cint. Tapi terkadang dia bisa berkreativitas juga kok. Orang pada bilang dia maco, tapi ternyata beehhh dia bisa dandan juga cuy hihihi.
Ada lagi gadis periang yang tidak bisa bilang tidak yaitu Dea. Gadis keturunan Belanda-Jawa ini orangnya ramah dan baik. Dulunya dia pendiam, namun akhir-akhir ini dia berubah menjadi dea yang ceriwis hihihi *good*. Dan murid yang terakhir adalah Yoshe/Kaname. Dia adalah pecinta produk Jepang dan hal-hal yang berbau Jepang. Sangat mahir dalam membuat manga. Dia ini anak yang polos loh, segala yang diperbuatnya menjadi hal yang lucu dan patut di tertawakan hihihi *peace*.
Dan kalian tahu?? Ditahun ini lagi-lagi kami menjadi juara Yel-yel di hari jadi sekolah. Dan menjadi juara umum. Sungguh suatu hal yang membanggakan, dimana kekompakan, kreativitas,   dan kerja sama kami tampak dari hal ini. Menjadi juara bertahan tiga tahun berturut-turut?? Mungkin kami lah pelopornya. J :p
Tanpa terasa semuanya ini akan segera berakhir. Kami akan segera melepaskan almamater biru ini dan harus melanjutkan perjuangan ke jalan yang lain. Lulus dari sini bukan berarti semuanya akan berakhir, melainkan ini adalah awal titik kita akan berkembang menjadi orang yang luar biasa. Semua yang kami rasa dan yang kami lihat ini takkan pernah tergantikan dan akan ku ingat hingga ujung usiaku. Tempat yang indah, tempat yang nyaman, dan tempat kita bernapas, disinilah aku menemukan surga dunia.
Kita akan merindukan saat-saat dimana terjadi perselisihan di kelas, dihukum bareng, tertawa lepas dengan mengkambing hitamkan satu orang, bergotong royong pada saat ulangan, jalan-jalan bersama, istirahat bersama-sama, pertandingan dan perlombaan di hari jadi sekolah dll. Semuanya kini hanya menjadi kenangan bagi kita, menjadi selembar foto yang mulai usang dan tentunya akan terkenang dihati tanpa bisa diusangkan oleh siapapun kecuali dirinya sendirinya.
            Sangat beruntung mengenal kalian semua, kebahagian ini akan kuceritakan kepada anak cucuku nanti. Semoga kita selalu menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan yaah. Tetap semangat kawan !!! Kita adalah Pelopor “Trailblazer” !! Yaaa, pelopor yang suka makan pisang. Mari kita teriakkan pisang sekali lagi yang keraaassss “PISANG !!!!!!!”  #yeay 

Jumat, 02 Maret 2012

Keluarga Ku Sayang

Aku memang sekarang belum merasakan kehilangan anggota keluarga, tapi aku jujur memang tidak mau kehilangan mereka semua.
Bersyukur rasanya dilahirkan di keluarga ini.
Terkadang aku suka mengeluh, tetapi kalo dipikir keluhan itu adalah satu banding sejuta rasa syukur ku atas hidup ini.
Aku sadar hidupku ini terlalu berharga untuk dikeluhkan.
Aku dilahirkan dan dibesarkan oleh kedua orangtua yang sangat menyayangi ku.
Aku pernah merasa dipojokkan sebagai anak, dibandingkan dengan saudara dan teman-teman ku, dimarahi oleh orang tua. Tapi yang aku tahu, mereka sayang sama aku.
Ketika aku dimarahi oleh orangtua, aku merasa sakit hati. Tapi sebenernya orangtua aku lah yg lebih sakit hati karena anaknya belum bisa menuruti apa mau'a orangtua.

angka 5 !!
yaa angka itulah yang menggambarkan kami sekeluarga.
Bapak, Ibu, Mas Ary, Aku, dan Dewi.
Aku bersyukur banget masih punya orangtua yang lengkap sampai sekrang.
Dan terbayangkan jika salah satu dr mereka tak ada, yaa aku pun tidak mau membayangkannya hmmm


Ayah ku
Kata sodara2 aku, waktu aku kecil, aku tuh paling deket'a sama bapak.
Nggak tau bener atau nggak, waktu aku kecil aku selalu menunggu kepulangan bapakku didepan pintu sambil ngemut jari hahaa *konyol*
Aku deket sama bapak karena si dewi nih, dia yg ngambil alih semua perhatian ibu. Karena aku waktu itu masih umur 15 bulan dan aku udah punya adik. Jadi mau nggak mau, ibu lebih mengutamakan yang bayi. Jadi semenjak itu, aku jadi deketnya sama bapak. Sumpah nih yaa, hal yang paling aku inget betapa baiknya bapak itu. -flashback masa kecil- waktu kecil, aku mau beli buah, aku sudah menyiapkan uang 500 rupiah, ehh abang yang julan lewat, langsunglah aku berhentikan si abang buah. Aku sudah memilih-milih buahnya (lupa waktu itu ngambil buah apa). Lalu aku bayar dengan mengeluarkan uang 500perak. ehh abangnya bilang uangnya kurang dan harganya sudah naik jadi 1000. Terus aku bilang nggak jadi deeh bang. Ehh bapak aku ngeliat, terus ngasih uang buat beli itu buah. Dia tanya, berapa gol (ini adalah panggilan aku kecil, nggak tau knp sampe gede pun aku masih dipanggil golias sama bulik, sodara, dn ortu huh) ?? ini nih duitnya bayar sana -hahaa-
Gimana yaa, malu nggak malu dan seneng gitu laah rasanya setelah kejadian itu.
Ternyata tanpa disadar bapak tuh peduli sama aku hehee
Sering aku menspesialkan hari ibu, tetapi aku menghiraukan hari ayah hikkkss
nggak akan lagi deeh hari ayah itu aku acuhkan lagi yaah


Ibuku
Ibuku yang paling kusayang. Dia adalah sosok pekerja keras. yaah kalo aku ngeliat beliau sekrang, salut loh liat perjuangannya buat biayain 3 anak ini selain sama bapak.
Pernah suatu hari aku sleg sama ibu, seingat aku kejadiannya tuh mau ke Jogja naik2an kelas 3 SMP deeh. Aku sleg sama ibu, lama bangeet karena aku merasa ibu nggak adil.
Ibu pun menagis karena aku bilang sesuatu hal yg menyakitkan hatinya, kemudian aku pun menangis juga krn menyesal mengapa mengatakn itu huuhuu
Hampir seminggu kami sleg, nggak bicara sama sekali. Gimana sih rasanya diem2an sama orangtua sendiri?? pasti nggak enak huhuu.
Waktu itu, aku sempet terlintas udahlah nggak usaah ke Jogja, ngapain juga disana. Bodo amat lah besok nggak Jogja. Packing2 pun tidak aku lakukan karena perasaan kacau hmm. Padahal besoknya aku harus ke Jogja studytour tapi dengan semua pengertian ibu dan rasa memafkan dari ibu, kemudian ibu menghampiri aku dan bilang besok ngak Jogja?? nggak beli makanan?? -ahh dalam hati rasanya menangis banget, padahal kan aku yang salah sama ibu tapi ibu lah yang menghampiriku- huhuu
Sungguh, hingga saat ini aku mau lulus kelas 3 SMA aku masih ingat benar kejadian ini. (entah ibuku ingat atau tidak).
Dibalik itu semua, walaupun ibu marah2 sama aku, aku tahu semua itu aku yang salah. Da;am hati kecil aku mau minta maaf, tapi semuanya itu musnah krn rasa malu ini.
Dan untuk orangtuaku babe, mami "Aku beruntung masih punya kalian. you know mom dad, I never say anymore that I love you, but I know you knew it.. I'm proud to be your daughter mom and dad #loveyou :") "
Terimakasih atas semuanya, aku sayang kalian.
Nggak terbayangkan kalo kalian sekrang nggak ada disisi aku, mungkin aku nggak kuliah juga ini hehee

Mas Ary
yaa, abang aku yang satu ini orangnya ngeselin huhuu
pelit, galak, dan suka main tangan huhuu
tapi aku yakin, ketika nanti kita nggak tinggal serumah lagi aku pasti akan kangen sama abang aku yang satu itu hohohoo
Kangen sama suasana rumah kalo ada abang, terkadang aku ajaah ngerasa rumah sepi kalo abang nggak ada dan nggak ngusilin aku hmm
ternyata abang saya ini ganteng loh hahaa.
Sering banget aku dibeda2ian sama mas ary eerr -__-
Tapi kalo urusan musuhin si dewi, kita berdua paling kompak hahaa
Kita berdua mojokin dewi terus, sampe si dewi kena omel sama Ibu wkwkwk
Abis dewi kena omel ibu, ehh kita berdua ketawa2 puas hahaaa
Pasti akan kangen sama hal ini hehee
Kalo dibilang, abang lebih pro ke aku drpd ke dewi. yaa mungkin krn dewi orangnya males bangeet, disuruh ngapa2in ntar mulu jawabnya ehmmm
yaah, abang yang ngeselin, nyebelin, pelit, segala sesuatu dijadikan materi huh. Tapi ini semua akan terkenang dikala kita udah nggak tinggal serumah lagi mas :) :( :)))




Dewi
Ini nih, adek gw yang paling ngeselin sumpah.
Disuruh kerja nggak mau, gantian kerja bersih2 nggak  mau, disuruh nganter ibu ke pasar juga ogah2an eerrr -____- -sumpah ngeselin banget kan-
jadi nggak heran kan kalo aku sama mas ary jadi suka kesel liat dia kalo males banget -__-
Tapi kalo malem2, kita ngobrol-ngobrol ketawa-ketiwi cerita2 sampe pintu kamar digedor -gedor sama bapak dan ibu krn udah malem masih ajaah berisik suaranya kedengaran hahaa
Dulu nih si dewi sering banget minjem duit ke gw, ehh tapi sekarang malah gw yang jaid minjem duit ama dia eehmmm -__- (semua kebalik) hahahaa
Kalo kata aku sama mas ary, Dewi ini yang paling disayang sama ibu. Ehh tapi makin kesini dia mulu yang sering diomelin ibu krn sikap males dan bolotnya yang nggak ketulungan akutnya hahaa
mamam deeh tuh hahaaa


yaa ampun, semuanya itu anggota keluarga saya.
Mungkin jika nanti anak2 ibu dan bapak sudah nggak akan tinggal seatap lagi, semuanya hal ini akan terkenang. Dan akan dirindukan huhuuu
yaah kemana lagi harus ku cari keluarga yang sehebat ini?? yaa hanya disinilah.
Beruntung banget masih punya keluarga yang lengkap.
Mereka yang udah nggak punya orangtua yang lengkap dan saudara sebagai teman serumah pasti iri.
Dan aku seharusnya bangga karena hal ini.
Tuhan terimasih tas keluarga yang hebat ini, yang hadir dikehidupan ku :))




Keluargaku Yang TER-hebat