sebelumnya gw udaah pernah mimpi kali bakalan putus sama jeyekkk..
dan ternyata mimpi gw itu sebagai pertanda huhuu
Cerita berawal pada saat gw nulis status semalem yang isinya "biarkan aku menangis hanya untuk malam ini saja ku mohon". Terus pas pagi-paginya si jeyekkk nanya "kamu kenapa buat status itu semalem?" G w cuma pura-pura bodoh nggak mau tau akan hal itu dan gw cuma bisa jawab "nggak kenapa2 kok. dari kemarin suasana hatiku emang lagi badmood bangeet." Gw negesin dan memberi isyarat sama dia jangan tanya hal ini lagi, lagi nggak mau cerita. dan akhirnya dia maksa gw buat cerita. dan pada saat itu adalah pelajaran matematika, gw sama sekali nggak konsen sama pelajaran itu jadinya.
Dia bilang singkatnay gini "coba deeh ayy kamu jelasin kenapa kamu begitu?? nggak baik membohongi diri sendiri!!"
dan gw akhirnya keluar semua uneg2 gw ke dia tanpa gw tahu imbasnya..
Dan akhirnya sampai pada suatu detik sms dia bilang gini "biarkan aku sendiri ayy menjalani hidup ini dulu"
ahh sumpah pada saat detik itu juga< seketika air mata gw keluar. pada saat itu gw masih dikelas dan lagi istirahat. gw masih malu untuk menangis.
gw tahu kalo dia emang udaah mau putus, gw cuma bisa bilang "tolong jangan bahas ini dulu sekarang, aku masih disekolah sekarang" (gw nggak mau bahas ini pas gw lagi disekolah, karena gw tahu gw pasti bakal nangis karena masalah ini)
Akhirnya gw cuma negesin pernyataan dia ajah "jadi kamu mau kita putus??" (dengan sedikit berharap, dia menjawab tidak)
dia bilang "Aku nggak pantes buat kamu."
Gw cuma bilang "aku nggak rela kalo kita putus'a kayak begini"
Dia bilang "Kamu harus rela Tyas, pandang lurus ke depan. Duniamu masih panjang" (itu bagi lu, sekarang bagi gw dunia itu sudah pendek jika tanpa diri lu)
Gw tanya lagi "kamu serius??"
"Kamu sendiri yang ngomong deeh yas" kata si jeyekkk..
"nggak, aku nggak mau ngucapin hal itu. karena emang aku juga nggak mau kita putus"
Dia akhirnya bilang "yaudah daripada pembicaraan kita muter2. Iyaa . . . maafin aku yaa ayy"
Sumpah, bagi gw serasa dunia tuh berenti sedetik atas pernyataan ini. Di kelas air mata gw mengalir sedikit demi sedikit dan akhirnya menjadi deras.
Temen gw bilang "udaah yas, kalo mau nangis keluarin ajaah. pasti lu lagi nyesek sekarang"
Dan benar laah, gw udaah nggak kuat nahan semuanya. Semuanya udaah tinggla kenangan ajaah..
Gw cuma bilang "apakah masih ada kesempatan untuk kita kembali lagi seperti dulu??"
Dia bilang "pintu hatiku selalu terbuka untukmu ayy. Aku juga berharap kit abisa kembali seperti dulu dan dengan keadaan aku yang sudah berubah tentunya. Aku cuma mau kamu doain aku ajaah yas"
tanpa kamu pinta pun, aku selalu berdoa untuk Tuhanku atas keberhasilan kamu.
Dan terakhir salam penutup gw buat dia "terimakasih sudah menjadi guardian angel aku selama hampir 5 bulan ini. mulai saat ini aku harus bisa tanpa dirimu. maafin aku kalo ada salah yaa jeyekkk. Aku sayang kamu Yud"
Dia blang " terimaksih buat semuanyajuga Tyas. Aku juga masih sayang bangeet sama kamu"
Yap !! semuanya udaah tinggal kenangan.
Dan aku rasa ini nggak akan kembali seperti semula.
Akan putus selamanya.
Semuanya nggak adil, putus disaat kita masih sama-sama sayang.
Aku masih sanggup menunggu dirimu jeyekkk . . .
Aku hanya mau menangis malam ini saja. Aku harus kembali menetap apa yang ada didepanaku dan berharap ini adalah sebuah mimpi buruk. Tapi ini seperti kenyataan yang sakitnya sangat pedih di hati.
Mulai sekarang nggak ada lagi yang mengucapkan selamat pagi atau selamat malam ke aku, ngelarang2 gw untuk tidak melakukan ini dan itu, nyemangatin hidup gw dan semua yang pernah gw lakukin bersama jeyekkk..
Semuanya tinggal kenangan, dan aku nggak akan hapus kenangan itu dalan hidupku.
Terasa singkat, namun penuh kenangan.
Yudhi, seandainya kamu baca blog aku ini.
Aku pengen kamu tahu, kalo aku tuh masih sayang sama kamu. Aku mau menunggu kamu sampai kapan pun itu. Rasa ini tak akan tergantikan kepada siapa pun.
Love you Jeyekkk . . .
terimakasih buat semuanya, aku nggak akan membencimu atau pun menjauhi dirimu..
Ingeet aku kalo kamu nanti sudah sukses dan punya keluarga.
udaah yaa, gw mau ngelanjutin galau di kamar. Malu kalo nangis sambil ngeblog. Maaf kalo rada ngga nyambung, karena air mata ini nggak bisa berhenti pada saat mengetik semuanya.
My Guardian Angel is only you
tak akkan tergantikan dan selalu dirimu .-__-.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar